Home » Archives by category » Public Figure

Franz Magnis Suseno: Kagum Budaya Jawa

Direktur Pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Filsafat (STF) Driyarkara Franz Magnis Suseno SJ, sangat kagum dengan budaya dan adat masyarakat Jawa. Pria kelahiran Eckersdorf, Silesia, Jerman tahun 1936 ini sempat menghabiskan waktunya lebih dari 4 tahun bergumul dengan budaya Jawa yang menurutnya penuh dengan etika moral. Dia mengambil banyak pelajaran dari kebudayaan Jawa yang sarat akan [...]

KELIEK ‘DOYOK’ SISWOYO: Selamat Jalan Sang Maestro Kartun Indonesia

Seorang lelaki berwajah culun dengan dua pasang giginya yang selalu menyembul bak kelinci berjalan menyusuri jalan perkampungan penduduk yang padat. Pria tersebut mengenakan pakaian yang khas; baju surjan lurik, blangkon dan celana markentol yang bagi kebanyakan orang enggan untuk memakainya. Dari hari ke hari pakaian itu tak pernah diganti. Entah alasan apa ia tak mau [...]

Read More

Sandra Dewi: Bingkai Prestasi Gadis Perantauan

“Ke Jakarta aku kan kembali, walaupun apa yang kan terjadi…” Sepenggal lirik lagu milik Koes Ploes di atas, menyimpan makna bahwa Jakarta merupakan kota yang menjadi tumpuan bagi sebagian masyarakat Indonesia. Masyarakat dari berbagai penjuru daerah, berbondong-bondong hijrah ke tanah Batavia, berupaya untuk memperbaiki kesejahteraan hidup. Sebagai ibu kota negara, Jakarta seperti menjual mimpi akan [...]

Read More

R.A. Kosasih: Bapak Perintis Komik Indonesia

Bagi pecinta komik yang hidup pada dekade 50-an hingga 80-an tentu tahu betul dengan karya-karya komik seperti Jaka Sembung, Panji Tengkorak, Mahabarata, Godam dan Gundala. Karena di masa itulah komik-komik tersebut dilahirkan oleh para perintis model Man, Jan Mintarja, Teguh Santosa, Gerdi WK dan terutama R.A. Kosasih. Khusus untuk nama yang terakhir, para peminat komik [...]

Read More

Ebiet G. Ade: Maestro Musik Pop Indonesia

“Kita mesti bersyukur bahwa kita masih diberi waktu, entah sampai kapan tak ada yang bakal dapat menghitung. Hanya atas kasihnya, hanya atas kehendaknya, kita masih bertemu matahari, kepada rumpun ilalang, kepada bintang gemintang.” Nukilan ini dicomot dari tembang lagu yang berjudul Masih Ada Waktu yang dilantunkan Ebiet G Ade. Lagu itu yang menyasar kepada permenungan [...]

Read More

Dewi Lestari: Penulis yang Bernyanyi

Sebuah nama dapat termaktub dengan berbagai makna. Contohnya adalah Dewi Lestari atau akrab dipanggil Dee. Dewi Lestari mulanya dikenal masyarakat luas sebagai penyanyi dalam grup vokal Rida, Sita, Dewi (RSD). Beberapa tembang hits Rida, Sita, Dewi (RSD) sempat mewarnai blantika musik Indonesia, sebut saja Antara Kita, Kusadari, Aku Kan Datang. Kanal aktualisasi diri dari Dewi [...]

Read More

Suyadi (Pak Raden): Filosofi Boneka di Kisah Unyil

Suyadi atau lebih dikenal sebagai Pak Raden merupakan seniman multi talenta yang menghasilkan karya di berbagai lini. Suyadi merupakan kreator film boneka Si Unyil, seniman lukis, penulis buku anak sekaligus menjadi ilustratornya, dan juga pendongeng. Sosok kelahiran Puger, Jember 28 November 1932 ini namanya melambung tinggi di blantika Indonesia semenjak menjadi tim kreatif dalam serial [...]

Read More

Maudy Koesnaedi: DNA Budaya Betawi

Maudy Koesnaedi citranya erat melekat dengan budaya Betawi. Menapak karier melalui Pemilihan Abang-None Jakarta 1993, wanita berambut panjang ini melejit namanya di dunia hiburan ketika berperan sebagai Zaenab, gadis betawi yang lembut dan lugu dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Kecintaannya kepada budaya asli Jakarta tidak main-main. Maudy, misalnya, rajin mencari berbagai literatur tentang keragaman [...]

Read More

Luluk Sumiarso: Merawat Tradisi Nusantara

Luluk Sumiarso adalah satu dari sedikit orang yang telaten merawat tradisi nusantara. Dia mengatakan merawat tradisi nusantara punya kenikmatan tersendiri. Bisa membawa pada suasana batin para pendahulu kita, dengan lautan makna kearifan lokal yang sementara ini tergerus oleh modernisasi. “Kita terus-menerus diasingkan dari jati diri leluhur. Dan terlena dengan nilai-nilai modernisasi yang sepintas lalu menjanjikan [...]

Read More

Mengajak Kebaikan dengan Bermusik

Al-Qur’an acapkali disebut sebagai mukjizat terbesar sepanjang zaman. Pengaruhnya bagi peradaban manusia sungguh tak terhingga dan tak tertandingi oleh teks-teks lain yang pernah ada. Al-Qur’an telah menjadi titik pangkal dan titik tuju peradaban. Pada satu sisi, al-Qur’an mendorong pengembaraan intelektual dan emosional dan spiritual hingga merambah kemana-mana, namun pada saat yang sama “godaan” untuk selalu [...]

Read More